KMM: 5 Mahasiswa Mengabdi di SDN 2 Pandanlandung Wagir Malang

KMM: 5 Mahasiswa Mengabdi di SDN 2 Pandanlandung Wagir Malang

Info Akademik, Kegiatan Akademik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mahasiswa Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia melaksanakan program Kegiatan Magister Mengabdi (KMM) di SDN 2 Pandanlandung. Kegiatan ini membawa tema “Penguatan Literasi Numerasi Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia”, kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pembelajaran bahasa Indonesia dengan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar.

Program KMM yang dilaksanakan oleh mahasiswa pascasarjana ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi dari konsep Merdeka Belajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa magister tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga berkesempatan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan kontekstual.

“Kami melihat pentingnya mengintegrasikan literasi numerasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hal ini sejalan dengan konsep pembelajaran terpadu yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap kedua bidang tersebut secara bersamaan,” ujar koordinator KMM. Program ini menerapkan berbagai metode pembelajaran kreatif seperti dongeng matematis, puisi berhitung, dan cerita berbasis pemecahan masalah matematika.

Kepala SDN 2 Pandanlandung menyambut baik program ini dan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan kemampuan literasi dan numerasi siswa. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari mahasiswa pascasarjana ini. Metode pembelajaran yang mereka bawa sangat menarik dan membuat siswa lebih antusias dalam belajar,” tuturnya.

Selama pelaksanaan KMM, para mahasiswa magister mengembangkan berbagai media pembelajaran inovatif yang mengkombinasikan unsur literasi dan numerasi. Fokus kegiatan ini memberikan pelatihan kepada kombel guru SD Negeri 2 Pandan landung, dengan bebrapa tema pilihan yang dibawakan oleh masing-masing mahasiswa diantaranya:

  1. Penggunaan Gamifikasi untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi yang dipaparkan oleh Ingit Mreta Claritas.
  2. Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa melalui permainan sederhana dibawakan oleh Nurul Kholifah.
  3. Sedangkan Learning Style is A Myth: Meluruskan Miskonsepsi tentang Gaya Belajar dan Kaitannya dengan Literasi Siswa dijelaskan secara detail oleh Elvira Damayanti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Respons positif juga ditunjukkan oleh para siswa yang merasa lebih mudah memahami konsep matematika melalui pendekatan bahasa yang menarik. “Sekarang belajar matematika jadi lebih menyenangkan karena ada cerita-ceritanya,” ungkap salah satu siswa kelas 5 dengan antusias.

Program KMM ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga mencakup pengembangan kemampuan guru dalam mengintegrasikan literasi numerasi ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Para mahasiswa magister memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru SDN 2 Pandanlandung agar dapat melanjutkan program ini secara berkelanjutan.

Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan pembelajaran terintegrasi di sekolah dasar lainnya. Para mahasiswa pascasarjana juga berencana untuk mendokumentasikan seluruh proses dan hasil kegiatan dalam bentuk publikasi ilmiah yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan pendidikan di masa mendatang.

Dengan berakhirnya program KMM ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dan numerasi siswa SDN 2 Pandanlandung. Lebih dari itu, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama program ini dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa pascasarjana dalam mengembangkan karier mereka di bidang pendidikan.

Mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Melaksanakan Kegiatan Kandidat Magister Mengabdi (KMM)

Mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Melaksanakan Kegiatan Kandidat Magister Mengabdi (KMM)

Kegiatan Akademik

 

 

 

 

 

 

 

 

Sejumlah mahasiswa Program Kandidat Magister Mengabdi (KMM) dari Universitas Islam Malang turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui program pengabdian masyarakat, mereka memberikan pelatihan dan pendampingan kepada Komunitas Belajar Guru di SD Negeri 2 Pandanlandung, Kabupaten Malang dengan tema ”Penguatan Literasi Numerasi Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia.”

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi di kalangan siswa melalui pelatihan yang diberikan kepada guru sebagai ujung tombak pendidikan dengan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Mahasiswa Unisma mengadakan aktivitas pelatihan dengan dua topik berbeda yakni Penguatan Lingkungan Belajar Kaya Literasi Numerasi dan Peningkatan Literasi Melalui Bacaan Sastra Anak di Laman SIBI, Let’s Read, dan BUDI. Dalam kegiatan ini  berbagai metode pembelajaran aktif diperkenalkan, salah satunya adalah penggunaan media digital seperti SIBI, Let’s Read dan berbagai portal buku digital yang mendukung kegiatan literasi numerasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Tak hanya itu, dengan adanya pelatihan ini, para guru juga didorong untuk lebih terbuka dalam mengadopsi teknologi dalam proses pembelajaran. Salah satu guru yang merupakan ketua kombel dari SD Negeri 2 Pandanlandung, Kabupaten Malang Ririn Rahayu, S.Pd. menyatakan antusiasme mereka terhadap pelatihan ini, “Pelatihan ini sangat membantu kami dalam memahami cara-cara baru untuk mengajar dan menyampaikan materi dengan lebih baik, terutama dalam hal literasi numerasi yang sangat penting bagi perkembangan anak-anak.” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Islam Malang berharap dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen mahasiswa Universitas Islam Malang dalam mengembangkan potensi anak-anak di Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Tingkatkan Kualitas Penelitian, MPBI Unisma Adakan Pelatihan NVIVO

Tingkatkan Kualitas Penelitian, MPBI Unisma Adakan Pelatihan NVIVO

Dosen Prodi Pend. Bhs. Indonesia, Kegiatan Akademik, Penelitian Karya Ilmiah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Malang – Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan kompleksitas penelitian kualitatif di dunia akademis, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan kegiatan pelatihan penggunaan perangkat lunak NVIVO. Kegiatan ini diadakan oleh Ketua Program Studi MPBI, Dr. Akhmad Tabrani, M.Pd, dengan penanggung jawab kegiatan Dr. Ifit Novita Sari, M.Pd, sebagai bagian dari implementasi program Hibah Pengembangan Program Studi Universitas Islam Malang.

Pelatihan ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dosen dalam peningkatan tuntutan terhadap kualitas dan kompleksitas penelitian kualitatif. Mengingat metodologi penelitian yang terus berkembang serta tingginya tuntutan publikasi ilmiah, penggunaan alat analisis yang rigor dan efisien seperti NVIVO menjadi sangat penting. NVIVO memungkinkan dosen untuk mengelola dan menganalisis data kualitatif secara lebih mendalam dan terstruktur, sehingga dapat meningkatkan validitas temuan serta efisiensi dalam proses penelitian dan pengajaran.

Dr. Akhmad Tabrani, M.Pd menyatakan, “Penguasaan NVIVO tidak hanya membantu dalam analisis data kualitatif, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam pembimbingan mahasiswa dan kolaborasi internasional. Hal ini sangat penting untuk mempersiapkan dosen dan mahasiswa dalam memenuhi tuntutan pasar kerja dan penelitian global.”

Tujuan dari kegiatan pelatihan ini meliputi:
1. Meningkatkan keterampilan dosen dalam menggunakan aplikasi pengolahan data NVIVO.
2. Meningkatkan kompetensi dosen dalam bidang penelitian dan publikasi.
3. Mendukung penelitian kualitatif untuk mengelola, mengorganisir, dan menganalisis data dari berbagai sumber secara efisien.
4. Memungkinkan dosen melakukan analisis mendalam melalui berbagai alat analisis yang tersedia, seperti analisis tema, analisis konten, dan analisis naratif.
5. Mempercepat proses analisis data sehingga dosen dapat fokus pada interpretasi dan penulisan hasil penelitian.
6. Membantu memastikan analisis data dilakukan secara konsisten dan akurat, mengurangi kemungkinan kesalahan manusia.

Dengan pelatihan ini, diharapkan dosen MPBI Unisma dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan penelitian kualitatif dan meningkatkan kontribusi mereka dalam dunia akademis. Penggunaan NVIVO diharapkan dapat menjadi standar baru dalam penelitian kualitatif di lingkungan Universitas Islam Malang, mendukung visi dan misi universitas untuk menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing global.