Workshop KMM 2026 di FTK UIMSYA Perkuat Pembelajaran Sastra Ekologi dan Sinergi Keprodian

Workshop KMM 2026 di FTK UIMSYA Perkuat Pembelajaran Sastra Ekologi dan Sinergi Keprodian

Info Akademik, Kerjasama

 

 

 

 

 

 

 

Banyuwangi, 22 Agustus 2026 — Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung (UIMSYA) Banyuwangi bersama Program Pascasarjana Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelenggarakan Workshop KMM 2026 bertema “Mengajar Sastra Ekologi: Strategi Pembelajaran Sastra untuk Kesadaran Iklim SDG 13”. Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus UIMSYA tersebut diikuti oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia se-KKM 06 Banyuwangi, baik secara luring maupun daring.

Keterlibatan peserta dari MGMP Bahasa Indonesia se-KKM 06 Banyuwangi menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai forum akademik bagi sivitas perguruan tinggi, tetapi juga sebagai ruang penguatan kompetensi bagi para guru Bahasa Indonesia. Peserta mengikuti kegiatan secara langsung di lokasi maupun melalui platform daring. Peserta yang mengikuti workshop secara online tercatat sebanyak 80 orang, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan secara offline di Kampus UIMSYA.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang berlangsung dalam suasana akademik dan kolaboratif. Workshop diarahkan untuk mempertemukan perspektif perguruan tinggi dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang relevan dengan persoalan lingkungan, khususnya isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan selamat datang oleh Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Nur Hidayati, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan perguruan tinggi, program studi, dan para guru Bahasa Indonesia dalam satu forum akademik. Kegiatan seperti ini dinilai memiliki arti strategis karena dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara dunia akademik dan praktik pembelajaran di sekolah. Kehadiran para guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia se-KKM 06 Banyuwangi juga memberikan kesempatan untuk mendiskusikan secara langsung berbagai tantangan pembelajaran sastra di lapangan.

Sesi inti workshop menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd., Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia UNISMA sekaligus praktisi LDP RI, dan Dr. Ari Ambarwati, S.S., M.Pd., dosen Magister Pendidikan Bahasa Indonesia serta praktisi sastra anak-remaja. Prof. Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd. memberikan penguatan mengenai pentingnya menghadirkan pembelajaran sastra yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan peserta didik dalam memahami teks, tetapi juga mampu menghubungkan karya sastra dengan persoalan kehidupan nyata. Dalam perspektif sastra ekologi, karya sastra dapat dimanfaatkan sebagai media pedagogis untuk membangun kepekaan peserta didik terhadap lingkungan dan perubahan iklim.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembelajaran sastra dapat diarahkan untuk membangun kesadaran kritis mengenai hubungan manusia dengan alam. Dengan demikian, sastra tidak hanya ditempatkan sebagai objek apresiasi, tetapi juga sebagai sarana membangun empati, kepedulian, karakter, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Perspektif tersebut relevan dengan agenda Sustainable Development Goal 13 (SDG 13) tentang penanganan perubahan iklim.

Sementara itu, Dr. Ari Ambarwati, S.S., M.Pd. memberikan perspektif yang memperkaya pembahasan melalui pengalaman di bidang pendidikan bahasa Indonesia dan sastra anak-remaja. Materi menekankan pentingnya pemilihan dan pemanfaatan karya sastra yang dekat dengan dunia peserta didik sehingga isu lingkungan dapat dikemas secara kontekstual, komunikatif, dan menarik.Kedua narasumber memberikan perspektif yang saling melengkapi tentang bagaimana sastra dapat menjadi medium pendidikan yang mampu mengembangkan kemampuan literasi sekaligus kesadaran ekologis. Pembahasan tersebut juga memberikan inspirasi bagi guru untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang menghubungkan teks sastra dengan realitas lingkungan di sekitar peserta didik.

Keikutsertaan MGMP Bahasa Indonesia se-KKM 06 Banyuwangi menjadi salah satu kekuatan utama dalam kegiatan workshop. Peserta tidak hanya memperoleh materi dari narasumber, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai inovasi pembelajaran sastra yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan di sekolah. Format kegiatan yang memadukan peserta offline dan online memungkinkan workshop menjangkau peserta yang lebih luas. Sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan melalui daring, sementara peserta lainnya hadir secara langsung di Kampus UIMSYA.

Keterlibatan guru dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama workshop selanjutnya dapat dikembangkan dalam praktik pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pembelajaran sastra yang responsif terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim.

Setelah sesi workshop, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Pascasarjana Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIMSYA.

Penandatanganan IA menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan karena menandai penguatan komitmen kerja sama pada tingkat implementasi program akademik. Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, tetapi dapat dikembangkan dalam berbagai kegiatan akademik lainnya, seperti pengembangan pembelajaran, kegiatan ilmiah, peningkatan kapasitas dosen, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan jejaring akademik.

Bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIMSYA, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kelembagaan sekaligus memperoleh ruang untuk belajar dan bertukar pengalaman dengan program studi dan institusi lain yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.Diskusi Keprodian:

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi keprodian yang secara khusus diarahkan sebagai langkah awal atau pemanasan dalam mempersiapkan akreditasi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIMSYA pada tahun 2028. Forum tersebut menjadi ruang untuk melakukan refleksi terhadap kondisi program studi sekaligus memetakan berbagai aspek yang perlu diperkuat. Diskusi diarahkan pada pentingnya persiapan yang dilakukan sejak dini sehingga pengembangan program studi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen menjelang asesmen, tetapi menjadi bagian dari proses peningkatan mutu yang berlangsung secara berkelanjutan.

Berbagai aspek keprodian menjadi perhatian dalam diskusi, mulai dari tata kelola program studi, pendidikan dan pembelajaran, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, luaran akademik, hingga sistem dokumentasi dan pengelolaan data pendukung.

Persiapan menuju akreditasi 2028 dipandang perlu dilakukan secara bertahap dan terukur. Dengan demikian, setiap kegiatan akademik yang dilaksanakan oleh program studi dapat diarahkan agar memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu sekaligus terdokumentasi dengan baik sebagai bagian dari kinerja program studi.

Workshop KMM 2026 akhirnya tidak hanya menjadi forum peningkatan wawasan mengenai pembelajaran sastra ekologi. Kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan tiga agenda strategis, yaitu peningkatan kompetensi pembelajaran Bahasa Indonesia melalui sastra ekologi, penguatan kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan IA, serta pemantapan pengembangan keprodian dalam rangka menghadapi akreditasi 2028.

Keterlibatan MGMP Bahasa Indonesia se-KKM 06 Banyuwangi, baik secara luring maupun daring, semakin memperluas manfaat kegiatan. Dengan 80 peserta yang mengikuti secara online dan peserta lainnya yang hadir secara langsung, workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan praktisi pendidikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIMSYA, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat budaya akademik, memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membangun sistem pengembangan program studi yang berorientasi pada mutu.

Dengan kolaborasi yang semakin luas dan persiapan akreditasi yang dilakukan sejak jauh hari, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIMSYA diharapkan mampu menghadapi proses akreditasi 2028 dengan kesiapan yang lebih matang sekaligus terus berkembang sebagai program studi yang responsif terhadap kebutuhan pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tantangan kehidupan masyarakat.

 

 

 

 

Keberhasilan lolos seleksi pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 Tahun 2026-2028

Keberhasilan lolos seleksi pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 Tahun 2026-2028

Dosen Prodi Pend. Bhs. Indonesia, Info Akademik, Penelitian Karya Ilmiah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selamat dan Sukses

Kepada
Prof. Dr. Hj. Dyah Werdiningsih, M.Pd.
Guru Besar Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia

atas keberhasilan lolos seleksi pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 Tahun 2026–2028 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Capaian ini merupakan wujud nyata dedikasi, kompetensi, dan komitmen dalam mengembangkan riset yang berkualitas, inovatif, dan berdaya guna, sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa.

Semoga pelaksanaan penelitian senantiasa diberikan kelancaran dan keberhasilan, menghasilkan temuan yang bermanfaat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Semoga prestasi ini semakin mengukuhkan kiprah Program Pascasarjana Universitas Islam Malang dalam menghasilkan karya-karya akademik unggul dan inovatif, serta semakin mengharumkan nama institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Terus berkarya, berinovasi, dan menginspirasi.
Selamat atas prestasi yang membanggakan!

Wahda Rahma Laila Awardee Beasiswa Unggulan Sukses dengan Karya Ilmiah Terindeks Scopus

Wahda Rahma Laila Awardee Beasiswa Unggulan Sukses dengan Karya Ilmiah Terindeks Scopus

Artikel, Info Akademik

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Wahda Rahma Laila, mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Islam Malang (UNISMA), melalui sederet capaian publikasi ilmiah bereputasi nasional hingga internasional. Di bawah bimbingan Dr. Ari Ambarwati, S.S., M.Pd., Wahda berhasil mempublikasikan sejumlah karya ilmiah yang secara konsisten mengangkat hubungan antara sastra, kesehatan mental, dan kesadaran ekologis melalui pendekatan humaniora digital dan kajian sastra anak.

Capaian tersebut diraih melalui publikasi artikel internasional bereputasi Scopus Q3 berjudul “The Eco-Poetic Healing Cycle: A Literary Model of Ecological Recovery in the Poetry of Aan Mansyur” yang diterbitkan dalam Journal of Poetry Therapy di bawah penerbit akademik ternama, Taylor & Francis Group, salah satu penerbit ilmiah terkemuka di dunia.

Keberhasilan publikasi Q3 tersebut juga menjadi capaian akademik yang istimewa bagi Wahda. Melalui artikel yang terbit pada jurnal internasional bereputasi itu, Wahda berhasil menyelesaikan studi magister melalui skema bebas tesis sesuai ketentuan Program Pascasarjana UNISMA.

Tak hanya itu, selama menempuh studi pascasarjana di UNISMA, Wahda juga berhasil menerbitkan sejumlah karya ilmiah lain yang tak kalah membanggakan, diantaranya artikel berjudul “Diskursus Perceraian Orang Tua dalam Novel Anak Indonesia dan Implikasinya terhadap Kompetensi Sosial Emosional Anak” yang berhasil diterbitkan dalam jurnal GHANCARAN terindeks SINTA 2. Selain itu, artikel berjudul “Literary Therapy and Child Mental-Health Advocacy in Clara Ng’s Stories” juga berhasil dipublikasikan dalam jurnal BAHASTRA terindeks SINTA 2.

Pada tingkat internasional, Wahda turut mempublikasikan penelitian berjudul “Tracing Cultural Ecology in Bilingual Children’s Literature: A Study of Digital Humanities” dalam International Proceedings VLCPIC 2025 di Universiti Teknologi Malaysia, diikuti dengan sejumlah penelitian lainnya.

Capaian tersebut menunjukkan konsistensi Wahda dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan berbagai isu kontemporer. Berbagai karya yang dihasilkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu bahasa dan sastra, tetapi juga menghadirkan perspektif baru dalam menjawab persoalan sosial, kemanusiaan, dan lingkungan melalui pendekatan interdisipliner.

Melalui bimbingan Dr. Ari Ambarwati, S.S., M.Pd., capaian publikasi nasional maupun internasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan budaya riset, publikasi ilmiah, serta kontribusi akademik pada tingkat global.

Selamat kepada Wahda Rahma Laila atas prestasi membanggakan yang telah diraih. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.