Sambut Festival Sastra 2025, Kolaborasi Unisma-Unikama Ajak Gen Z Hidupkan Sisi Kota yang Terlupa Lewat Cerita Anak

Sambut Festival Sastra 2025, Kolaborasi Unisma-Unikama Ajak Gen Z Hidupkan Sisi Kota yang Terlupa Lewat Cerita Anak

Informasi Lainya

 

 

 

 

 

 

 

Kota bukan sekadar deretan gedung dan jalan raya, melainkan ruang yang menyimpan ribuan cerita.

Semangat inilah yang diusung dalam kolaborasi apik antara Kandidat Magister Mengabdi (KMM) Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Islam Malang (Unisma) dan Prodi PBSI Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama).

Rahutami, M.Hum., Kaprodi PBSI Unikama, menyebut kerja sama ini memperkuat jejaring literasi di Malang Raya. “Ini bukan hanya soal program akademik, tapi bagaimana mahasiswa berkembang sebagai calon pendidik dan penulis yang peka zaman,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kaprodi MPBI Unisma, Prof. Dr. Hj. Dyah Werdiningsih, M.Pd., menekankan bahwa program KMM adalah wujud nyata pengabdian mahasiswa pascasarjana.

“Mahasiswa magister tidak hanya belajar di kelas, tapi turun tangan mengasah keterampilan profesional dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Prof. Dyah pada beritajatim.com, Senin (17/11/2025).

Daya tarik utama acara ini terletak pada sesi materi yang menarik. Tiga narasumber kompeten dihadirkan untuk membedah sastra anak dari berbagai sisi.

Dr. Ari Ambarwati, S.S., M.Pd. membahas psikologi anak, memastikan cerita yang dibuat relevan dengan perkembangan mental pembaca cilik.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dr. Gatot Sarmidi, M.Pd. mengajak peserta deep dive memaknai kota. Ia menekankan bahwa sejarah, ruang, dan dinamika sosial kota bisa diolah menjadi narasi yang menyentuh hati.

Riska Amaliah, M.Pd. memandu sesi praktik menulis dengan pendekatan komunikatif. Ia mengajak peserta untuk mengubah pengalaman pribadi peserta menjadi draf cerita yang utuh.

Suasana semakin hidup saat sesi presentasi karya. Banyak peserta mengaku baru menyadari bahwa sudut-sudut kota yang sering mereka abaikan ternyata bisa disulap menjadi cerita anak yang hangat dan edukatif. Umpan balik langsung dari narasumber membuat proses belajar terasa dialogis dan suportif.

Unisma dan Unikama menggelar Lokakarya Penulisan Sastra Anak bertajuk “Kota, Kisah, dan Hal-hal yang Terlupa” di Auditorium Multikultural Unikama, Sabtu (15/11/2025). Agenda ini menjadi pemanasan resmi menuju perhelatan besar Festival Sastra Kota Malang 2025.

Acara yang dihadiri oleh 41 peserta dari kalangan mahasiswa dan penggiat literasi ini tidak sekadar bicara teori. Nurul Kholifah, S.Pd., Ketua Pelaksana acara, menegaskan bahwa lokakarya ini dirancang untuk membuka mata peserta yang didominasi anak muda bahwa realitas sosial di sekitar mereka adalah bahan bakar kreativitas yang tak habis-habisnya.

“Kami memilih tema ini untuk mengajak peserta melihat kota sebagai ruang penuh cerita. Menulis cerita anak bukan sekadar kegiatan kreatif, tetapi sarana membangun empati, merekam realitas sosial, dan menghadirkan nilai kemanusiaan bagi pembaca usia dini,” ujar Nurul.

Kesuksesan acara ini tak lepas dari kerjasama mahasiswa MPBI Unisma Semester 3. Tim yang terdiri dari Nurul Kholifah, Ahmad Fauzan, Nur Alfan, Luluk Ernawati, Ike Suharwati, Kalina Dewantara, dan Khoirur Rizal ini membuktikan kapasitas mereka dalam memanajemen event literasi berkelas.

Nurul berharap, output dari lokakarya ini akan melahirkan penulis muda baru yang siap meramaikan Festival Sastra Kota Malang 2025 mendatang.

“Kota menyimpan banyak cerita yang sering kita abaikan. Lewat sastra anak, kita hidupkan kembali kisah itu dengan cara yang lebih sederhana namun bermakna,” kata Nurul, menutup.

 

 

 

 

Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia PPS UNISMA Ungkap Rahasia Lolos “Beasiswa Unggulan Dalam Negeri” di Jurusan Pendidikan Bahasa UIN SATU

Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia PPS UNISMA Ungkap Rahasia Lolos “Beasiswa Unggulan Dalam Negeri” di Jurusan Pendidikan Bahasa UIN SATU

Kerjasama, Seminar/Workshop/Simposium/Diklat

Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar seminar bertajuk “Kandidat Magister Mengabdi” di Jurusan Pendidikan Bahasa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang diikuti mahasiswa program magister UNISMA.

Kegiatan ini melibatkan tujuh mahasiswa magister, yaitu Nur Amalia Balqis, Rozanna Ismarika, Wahda Rahma Laila, Usliani, Aprilia Nur Azizah, M. Wildan Nafi’, dan Jumaddil yang berperan sebagai pemateri sekaligus pelaksana kegiatan. Seluruhnya merupakan peserta mata kuliah Kandidat Magister Mengabdi yang ditugaskan untuk merancang, mempersiapkan, sekaligus melaksanakan kegiatan seminar. Mereka tidak hanya bertindak sebagai narasumber dalam beberapa sesi, tetapi juga menangani koordinasi teknis, penyusunan materi, serta pendampingan peserta selama kegiatan berlangsung.

Akhmad Tabrani, selaku dosen pendamping dari Pascasarjana UNISMA mengungkapkan pentingnya kolaborasi akademik sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperluas wawasan mahasiswa. Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Jurusan Pendidikan Bahasa UIN SATU Tulungagung yang telah menerima mahasiswa UNISMA untuk melaksanakan kegiatan pengabdian. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi kolaborasi akademik yang lebih luas di masa mendatang.

Hadir pula dalam kesempatan ini Susanto selaku Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa yang sekaligus membuka acara secara resmi. Turut hadir Muh. Basuni, selaku Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, serta Nursamsu, Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan kolaboratif tersebut. Mereka menyambut baik inisiatif mahasiswa magister UNISMA dan berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai bagian dari penguatan atmosfer akademik, pertukaran wawasan, serta peningkatan kompetensi mahasiswa di lingkungan UIN SATU.

 

 

Pada sesi pertama, Aprilia Nur Azizah memaparkan materi berjudul Strategi Sukses Raih Beasiswa dalam Negeri. Ia menceritakan perjalanan meraih beasiswa sejak jenjang sarjana dan memberikan motivasi agar mahasiswa aktif mencari peluang.

“Kalau tidak mencari peluang, maka peluang itu akan diambil orang lain. Yang di depan mata, itu yang harus saya kejar dan raih. Harus ada usaha dulu,” tegasnya. Aprilia juga menjelaskan berbagai strategi dan tantangan dalam proses pendaftaran beasiswa yang kemudian ditanggapi peserta melalui diskusi aktif dan berbagi pengalaman pada akhir sesi.

Sementara itu, pada sesi kedua Wahda Rahma Laila yang juga merupakan narasumber dari Pascasarja UNISMA  mengajak peserta untuk tidak takut gagal dan terus mencoba. Melalui materi bertajuk Mengurai Inspirasi, Menembus Seleksi: Menyuarakan Mimpi Lewat Esai ia meyakinkan mahasiswa Pendidikan Bahasa bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan proses pembelajaran yang penting. “Kamu bukan gagal karena tidak bisa, tetapi karena tidak pernah mencoba. Kalau kalian merasa tidak lolos beberapa kali, jangan anggap diri tidak berguna. Justru dari ketidaklolosan itu kalian belajar apa yang harus diperbaiki,” tegasnya.

Dalam pemaparannya, Wahda membahas teknik menulis esai beasiswa serta strategi menjawab pertanyaan saat wawancara. Sesi ini berlangsung interaktif dengan banyak pertanyaan dari peserta.

Menjelang penutupan, panitia memberikan hadiah bagi penanya terbaik, dilanjutkan sesi foto bersama dan pengisian kuesioner. Aprilia menutup acara dengan pesan inspiratif agar mahasiswa terus mencari peluang beasiswa.

“Jangan membatasi diri hanya pada informasi dari media sosial. Tetap proaktif mencari kesempatan. Kalaupun gagal, bangkit lagi—jangan berhenti pada satu kesempatan,” pesannya.

Webinar Titian Asa Unisma: Menembus Dunia Karier dan Beasiswa Impian

Webinar Titian Asa Unisma: Menembus Dunia Karier dan Beasiswa Impian

Kegiatan Akademik, Pendidikan & Pembelajaran

 

 

 

 

 

Sebagai bagian dari Program Kandidat Magister Mengabdi (KMM), Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Universitas Islam Malang menyelenggarakan Webinar bertajuk “Titian Asa: Menembus Dunia Karier & Beasiswa Impian”. Kegiatan ini bertujuan memberikan sosialisasi dan motivasi bagi mahasiswa serta masyarakat luas mengenai peluang karier dan beasiswa studi lanjut. Webinar resmi dibuka oleh Wakil Direktur, Dr. Akhmad Tabrani, M.Pd., didampingi oleh Prof. Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, serta Nurul Kholifa, S.Pd. sebagai Ketua Pelaksana kegiatan.

 

 

 

 

Hadir sebagai narasumber, Prof. Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd. yang juga merupakan KPS MPBI Pascasarjana UNISMA sekaligus praktisi LPDP RI, membagikan pengalaman dan strategi dalam meniti karir serta meraih beasiswa. Selain itu, webinar turut menghadirkan dua awardee inspiratif, yaitu Wahda Rahma Laila, S.Pd. (penerima Beasiswa Unggulan) dan Vita Diah S, M.Pd. (penerima Beasiswa LPDP), yang berbagi pengalaman dan tips sukses menembus beasiswa impian.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme luar biasa dengan keikutsertaan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di seluruh Indonesia, di antaranya UIN Madura, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Universitas KH. Mukhtar Syafaat, Universitas Insan Budi Utomo Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Airlangga, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Surabaya, Telkom University, Universitas Malikussaleh Aceh, Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Trunojoyo Madura, hingga Universitas Bumi Persada Aceh Utara, dan masih banyak lagi.

Dalam pemaparan materinya, Prof. Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd. menekankan pentingnya career planning sebagai langkah strategis dalam meraih kesuksesan. Beliau menyampaikan bahwa perencanaan karir yang matang mencakup penentuan tujuan, pembangunan success story (CV), pengembangan leadership dan growth mindset, pengenalan diri dan posisi, networking, komunikasi, serta personal branding.

Selanjutnya, Wahda Rahma Laila, S.Pd. membagikan strategi meraih Beasiswa Unggulan, mulai dari mencocokkan profil diri dengan program beasiswa, memahami pedoman secara detail, menyusun esai yang orisinal dan penuh ketulusan, hingga mempersiapkan diri menghadapi wawancara dengan latihan berbicara. Sementara itu, Vita Diah S, M.Pd. menguraikan kiat sukses lolos Beasiswa LPDP, dengan menekankan pentingnya nilai integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan. Ia juga menegaskan bahwa esai merupakan syarat mutlak yang harus ditulis dengan serius, serta menekankan pentingnya persiapan TOEFL, mock interview, dan kepercayaan diri saat wawancara.

 

 

 

 

 

 

Melalui kegiatan ini, MPBI Pascasarjana UNISMA berharap dapat memberikan inspirasi sekaligus panduan praktis bagi generasi muda untuk merancang masa depan karier yang lebih cerah serta menembus peluang beasiswa bergengsi di tingkat nasional maupun internasional.